Laman

PENGGUNAAN HAMMOCK SEBAGAI PENGGANTI TENDA


Hammock telah ditemukan dalam waktu yang sangat lama, menurut para antropolog hammock telah dipakai 1000 tahun sebelum colombus ke Amerika, yaitu masyarakat suku maya telah menggunakan hammock yang terbuat dari kulit kayu dan serat tanaman. Menurut sejarah pada abat ke 16 para penjelajah telah menggunakan hammock dengan menenpatkan api kecil atau bara panas di bawah hammock mereka untuk melindungi mereka dari hewan beracun dan menghangatkan tubuh saat mereka tidur.

Masyarakat Brazil sebagian besar pada tahun 1570 telah menggunakan hammock sebagai tempat tidur mereka yang di gantung dirumah dengan dua kabel. Pada pertengahan abad ke 16 angkatan laut inggris dan spanyol telah juga mengadiopsi hammock untuk tempat tidur mereka di ruang tidur utama di dek tidur. Para pelaut juga menggunakan hammock untuk tidur di kapal laut karena lebih nyaman ketika ada goncangan. Termasuk pada masa perang dunia I dan II, perang saudara hingga ke perang Vietnam para tentara banyak menggunakan hammock untuk tidur dihutan.

Di Indonesia sendiri walau mungkin ada orang mengatakan belum pernah tidur di hammock tetapi hampir bisa dipastikan sebagian besar masyarakatnya pernah menggunakan hammock untuk tidur yaitu saat mereka masih kecil sambil di ayun oleh ibu, terima kasih ibu karena telah mengenalkan ku menggunakan hammock sejak dini. :D

I. JENIS – JENIS HAMMOCK

Saat ini telah banyak sekali jenis hammock yang beredar dipasaran dengan berbagai jenis dan bentuk. Kalau dilihat dari bahan pembuatannya hammock terbagi 2 yaitu :

1. HAMMOCK PARASUT

Hammock ini berbahan dasar parasut sehingga sangat ringan tetapi tetap kuat saat digunakan, untuk ukuran 2 - 3 meter bisa menampung beban 150 – 250 kg dan akan bertambah sesuai dengan ukuran hammock, hammock ini menjadi favorit para pendaki dan traveler.

2. HAMMOCK TALI

Hammock ini terbuat dari rajutan tali yang cukup banyak, untuk pemakainan di rumah hammock ini lebih populer daripada parasut hammock. Selain untuk dirumah jenis hammock ini juga sangat cocok digunakan saat bersantai dipantai. Dalam perkembangannya dari kedua bahan tadi menjelma menjadi beberapa jenis hammock lain yang sangat bervariasi dengan berbagai keunggulan.

II. BAGIAN – BAGIAN DARI HAMMOCK

Hammock terdiri dari beberapa bagian dengan fungsinya masing – masing. Sekilas hammock hanyalah sebuah kain besar yang digantung oleh dua buah tali di batang pohon, tetapi kali ini penulis akan membahas tentang penggunaan hammock yang layak dipakai sebagai pengganti tenda, jadi tidak sesederhana hammock untuk santai.

Berikut ini bagian – bagian hammock yang harus anda kehatui, antara lain :

BODY : Badan hammock, adalah tempat yang dipakai untuk tidur sekaligus bagain utama dari hammock yang harus anda lindungi dari cuaca dingin dan hujan.

TREE HUGGER : Anchor untuk suspense ke body hammock, biasa terbiat dari webbing yang dipasang melilit dipohon.

SUSPENTION : Tali penghubung antara tree hugger dan body, Suspention atau biasa disebut suspensi biasanya dari tali prusik atau paracord.

DRIPSTRINGS : Tali yang dipasang untuk membelokkan air hujan, dipasang di suspensi, tali ini bisa terbuat dari prusik, kord dan sejenisnya

RIDGELINE : Tali yang berfungsi agar body tidak turun atau terlalu kendor kebawah, tali ini membantu untuk leuruskan body hammock.

PEAPOD : peralatan tambahan untuk pelindung body agar tetap nyaman saat cuaca dingin. Peapod ini sejenis sleeping bag besar yang digunakan untuk membungkus body hammock dan orangnya.

UNDERQUILT : Lapisan kain tambahan yang diletakkan dibawah body untuk menghalau dingin yang berasal dari bawah biasa terbuat dari bahan dacron atau down.

TARP : Tarp atau flysheet berfungsi untuk melindungi body dari angin dan hujan, ada berbagai jenis dan bentuk dari tarp yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan anda.


III. KELEBIHAN MENGGUNAKAN HAMMOCK UNTUK CAMPING

Pastinya ada beberapa alasan kuat kenapa untuk saat ini penggunaan hammock sudah sangat populer bahkan untuk camping di hutan  tertentu dan telah menggeser penggunaan tenda sebagai perlengkapan tidur. 

Beberapa kelebihan yang didapat dari penggunaan hammock antara lain :

1. HAMMOCK LEBIH NYAMAN

Tidak diragukan lagi tidur menggunakan hammock jauh lebih nyaman daripada tidur di area datar seperti di dalam tenda apalagi hanya beralaskan matras. Ini karena punggung tidak bersentuhan langsung dengan benda keras jadi bisa mengurangi nyeri. Dari pengalaman beberapa orang, tidur menjadi lebih cepat di hammock dari pada di dalam tenda. Apalagi ada sukarelawan yang mengayun pelan hammock sampai anda terlelap membuat anda lupa kalau sedang tidur di hutan.

2. HAMMOCK LEBIH AMAN

Hal ini karena posisi hammock yang berada beberapa centi diatas tanah, tidak menyentuh tanah secara langsung akan memberi anda beberapa keuntungan seperti :

- Terhindar dari permukaan yang berair atau tanah becek
- Terhindar dari hewan melata atau hewan –hewan kecil beracun 

Namun ada sebagian yang menganggap ular masih bisa berjalan lewat suspensi hammock, tetapi hal ini bisa disiasati dengan menggunakan hammock berkelambu. Untuk camping di hutan penulis bahkan sangat menyarankan menggunakan hammock jenis ini karena sangat aman melindungi diri kita.

3. HAMMOCK LEBIH PRAKTIS DIGUNAKAN

Memasang hammock di hutan sangat mudah dan praktis tidak seperti memasang tenda, hammock hanya membutuhkan dua batang pohon sementara untuk tenda ada beberapa pertimbangan penting yang harus diperhitungakan agar lebih aman dalam mendirikan tenda sampai arah pintu tendapun harus menjadi perhatian. Sementara hammock hampir semua area bisa dipasang sepeti di tempat lembab dan basah sekalipun. Hammock juga memiliki bobot yang lebih ringan dari pada tenda karena hammock tidak memiliki frame alloy, pasak, dan ukuran parasur yang besar dan berlapis yang membuat tenda menjadi lebih besar dan lebih berat saat dipacking.

Itulah tiga kelebihan utama menggunakan hammock, walaupun sangat menggiurkan tetapi bukan berarti penggunakan hammock tidak memiliki kekurangan, menurut pengalaman penulis untuk mendaki gunung tetap saja dibeberapa lokasi dan kondisi penggunaan tenda tidak dibisa tergantikan dengan menggunakan hammock dan sebaliknya banyak lokasi yang cocok untuk hammock juga cocok untuk tenda., oleh karena itu data dan pengetahuan tentang karakter jalur sangat perlu untuk diketahui sebelum melakukan pendakian.

IV. CARA MEMILIH HAMMOCK YANG BAIK UNTUK CAMPING

Ada beberapa pertimbangan yang harus anda perhatikan dalam memilih hammock yang baik agar sesuai dengan kebutuhan anda, kali ini penulis membatasi hanya pada hammock untuk keperluan camping saja, dan hal –hal yang harus anda perhatikan adalah :

1. BAHAN HAMMOCK

Hammock terbuat dari beberapa bahan yang disesuaikan dengan jenis penggunaannya tetapi untuk jenis hammock yang digunakan untuk camping pengganti tenda bahan terbaiknya adalah dari parasut. Bahan parasut memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah porsinya cukup kecil saat dipacking, pertukaran udara lancar, tidak mudah bau dan kotor serta kuat menahan beban.

2. DETAIL JAHITAN

Setelah menentukan bahan hammock selanjutnya perhatikan juga detail jahitan, perhatikan bagian – bagian yang dijahit harus rapi dan kuat, jahitan yang tidak kuat akan membuat hammock cepat rusak walau terbuat dari bahan yang kuat. Jahitan yang baik adalah jahitan yang berlapis.

3. TALI PENGAIT

Perhatikan jenis tali pengait yang disediakan, umumnya tali pengait berbuat dari webbing atau dari nilon, tali dari bahan nilon lebih kuat dari pada webbing dan bisa menahan beban hingga 450 kg. namun untuk tali anda bisa menggantinya belakangan jika anda kurang yakin tali bawaan.




4. HAMMOCK DENGAN JARING SERANGGA

Memilih jenis hammock lengkap dengan lapisan jaring sebagai kelambu juga bisa anda pertimbangkan, kelambu ini berguna untuk melindungi penggunanya dari berbagai jenis serangga saat di alam liar. Lagipula di beberapa hutan di Indonesia keberadaan serangga seperti nyamuk malaria lebih nyata mengancam jiwa dari pada hujan atau badai.

5. WARNA 

Untuk warna sebenarnya sangat subyektif tergantung selera penggunanya, tetapi untuk beberapa jenis kegiatan warna juga perlu menjadi pertimbangan, untuk camping sebaiknya memilih warna cerah walau mudah kotor tetapi warna cerah gampang dilihat dari kejauhan, ini sangat berguna sebagai penanda posisi. Tetapi untuk kegiatan seperti penelitian agar lebih dekat dengan hewan pemilihan warna gelap lebih menguntungkan.

Demikianlah beberapa pertimbangan saat memilih hammock, sebagai tambahan untuk merek tertentu hammock juga ada yang digaransikan dan ini lebih baik, karena biasanya lebih terjamin. Memilih hammock yang mampu menahan berat untuk 2 orang juga lebih baik karena anda bisa tidur dengan teman, pasangan atau mungkin mantan anda :p

V. CARA MEMASANG HAMMOCK YANG BENAR

Agar tetap aman dan nyaman saat menggunakan hammock ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memasangannya diantaranya adalah sebagai berikut :


1. PEMILIHAN LOKASI

Walaupun hammock bisa dipasang di berbagai lokasi tetapi mencari tempat teraman tetap menjadi preoritas, seperti :

- Memasang hammock di dua pohon yang masih hidup, hal ini untuk menghindari ancaman adanya batang atau ranting pohon yang lapuk yang bisa saja menimpa hammock setiap saat.

- Hindari memasang hammock di tempat yang terlalu rimbun, ilalang yang terlalu tinggi, lembab dan minim cahaya matahari karena biasa diarea seperti itu adalah tempat favorit beberapa hewan melata dan beracun. Kecuali itu adalah satu-satunya tempat yang tersedia.

2. KONTRUKSI HAMMOCK

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang hammock antara lain :

- Saat memasang hammock perhatikan tinggi hammock dengan permukaan tanah, jangan terlalu tinggi jangan juga terlalu rendah, tinggi ideal hammock dengan tanah saat digunakan adalah antara 30 – 50 cm. 

- Memasang tarp atau flysheet sebagai pelindung dari angin dan hujan juga perlu diperhatikan, sebaiknya arah trap menghalagi arah angin sehingga anda tetap aman dari hembusan angin.
Saat digunakan untuk tidur sebaiknya tali penyangga body hammock dibuat agak ketat agar saat digunakan tidak terlalu kendor. Posisi punggung yang terlalu bengkok dalam waktu yang lama juga tidak baik untuk tubuh anda.

VI. CARA MEMILIH TARP ATAU FLYSHEET YANG BENAR UNTUK HAMMOCK

Selain untuk bersantai di gunung atau dipantai saat cuaca cerah, penggunaan hammock dengan penambahan tarp atau flysheet sebagai atap pelindung membuat hammock menjadi lebih berfunsi bahkan bisa menggantikan penggunaan tenda saat camping. Ada beberapa jenis tarp untuk hammock yang bisa menjadi pilihan untuk kegiatan camping, Sebelum memilih jenis tarp ada baiknya anda menyetahui dulu hal – hal berikut.

Beberapa pertimbangan saat memilih tarp atau flysheet untuk hammock antara lain :

1. BAHAN

Bahan tarp atau flysheet yang bagus haruslah tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan harus memenuhi beberapa criteria seperti tahan terhadap air saat cuaca hujan atau panas, memiliki bobot yang ringan, dan tidak mudah berjamur. Beberapa bahan yang bagus untuk tarp adalah Sylnilon, PU Coated, Urenhane coated.

2. UKURAN

Setelah mempertimbangkan soal bahan, selanjutnya adalah soal ukuran, anda bisa memilih ukuran pas untuk satu hammock anda atau bisa juga memilih tarp dengan ukuran yang lebih besar, masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri  - sendiri, misalnya anda memilih ukuran kecil yang hanya pas untuk satu hammock saja, anda akan diuntungkan dengan biaya yang lebih murah, dan bobot serta porsi tarp yang tidak begitu memakan tempat saat dipacking, namun tidak bisa melindungi anda dari angin karena tarp hanya efektif sebagai atap saja, namun jika anda lebih suka tetap bisa melihat alam sekitar meski didalam hammock, tarp ukuran kecil sudah tepat menjadi pilihan.

Sementara jika anda memilih tarp yang berukuran besar, anda akan mengeluarkan biaya lebih banyak, tetapi tarp yang besar akan membuat anda lebih nyaman karena lebih banyak bisa menahan angin, bahkan bisa membuat hammock anda seperti berada didalam tenda, tarp yang besar juga bisa digunakan untuk dua hammock sekaligus. Namun tentunya tarp besar juga lebih banyak memakan lahan saat dipasang juga memiliki bobot dan porsi lebih besar saat di packing. 

3. BENTUK

Terakhir soal bentuk, ada beberapa bentuk tarp yang bisa menjadi pilihan seperti :
- A-Symetris
- Diamond
- Hex Tarp 
- Regtangle
- Wenter / 4 - Season

 Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini :


VII. JENIS – JENIS PEMUTUS AIR (WATER BREAKS) DAN DRIPSTRINGS PADA HAMMOCK

Untuk menghalau air agar tidak terkena hammock, anda bisa menggunakan tarp / flysheet tetapi penggunaan tarp masih tidak bisa melindungi body hammock dari air yang mengalir lewat kedua tali pengaitnya, karena tarp hanya melindungi body hammock tetapi tidak sampai pada keseluruhan tali pengaitnya yang terhubung dengan batang pohon. Oleh sebab itu diperlukan alat tambahan sebagai pemutus air, seperti carabiner dan dripstrings.

Penggunaan carabiner sebenarnya lebih sebagai penghubung antara tree hugger dengan body hammock agar lebih mudah dalam memasang, menyesuaikan ukuran, dan melepas hammock saja. Fungsinya sebagai pemutus air tidak terlalu efektif karena pada kondisi tertentu air tetap mengalir jika posisi carabiner berubah.

Untuk lebih sempurna memutus air ke body hammock, setelah penggunaan carabiner sebagai pengait dan pemutus air harus ditambah lagi dripstrings sebagai pembelok air. Dengan demikian tidak akan ada lagi air yang akan mengalir ke body hammock. Dripstrings ini bisa terbuat dari tali prusik, cord atau sejenisnya, penulis sendiri terkadang memasang dripstrings berlapis untuk melindungi hammock dari aliran air agar lebih meyakinkan.

Ada beberapa jenis pengait antara tree hugger ke body hammock sekaligus sebagai pemutus air yang ada dipasaran dan bisa anda gunakan agar hammock anda aman dari aliran air, tetapi kali ini penulis hanya menunjukan 3 jenis yang paling banyak digunakan antara lain :


1. CARABINER

Jenis pengait yang paling banyak dipakai oleh pengguna hammock, mungkin karena lebih mudah ditemui dengan harga yang lumayan terjangkau untuk carabiner khusus hammock. Selain itu carabiner juga bisa difungsikan untuk berbagai keperluan lainnya.


2. RING O

Bentuk pengait yang satu ini cukup populer dikalangan pengguna hammock, untuk pemakaiannya di hammock digunakan 2 ring O atau double ring O sekaligus untuk pengaman ganda. Penggunannnya juga cukup mudah, setelah webbing dimasukan diantara 2 ring O lalu dibuat simpul untuk menguatkan tali.


3. S HOOK

Bentuk dari pengait ini memang seperti huruf S, sangat mudah dalam pemasangannya, tinggal mengaitkan saja terutama untuk webbing yang sudah di loop terlebih dahulu. Namun penggunaan pengait jenis ini tidak untuk hammock dengan beban yang terlalu besar.


DRIPSTRINGS

Dripstrings berfungsi untuk membelokkan air sehingga membuat air benar – benar tidak mengalir ke body hammock, dripstrings di letakkan setelah pengait. Untuk lebih aman anda bisa menggunakan dripstrings lebih dari satu atau berlapis.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel PENGGUNAAN HAMMOCK SEBAGAI PENGGANTI TENDA ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.