Laman

MENGENAL OLAHRAGA SLACK LINE DI INDONESIA


Slackline atau ada juga yang menyebutnya stackline adalah olahraga yang menitik beratkan pada teknik keseimbangan berjalan diatas seutas tali, tali yang biasa digunakan adalah tali webbing dengan ketinggian tertentu diatas permukaan tanah tergantung tingkat kemahiran yang dimiliki. Jadi olahraga yang satu ini sangat berguna untuk melatih keseimbangan kita. Dalam perkembangannya diluar negeri pun olahraga ini dijadikan fisioteraphi dan yoga karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi jadi bukan hanya kesegaran badan tapi juga pikiran.

SEJARAH SLACK LINE DUNIA

Walaupun terkesan baru sebenarnya Slackline ini  adalah kegiatan yang sudah ada sejak lama yaitu sejak zaman yunani kuno. Dari zaman itu kegiatan ini telah dibagi menjadi empat kategori, antara lain :

Oribat yaitu Tarian pada tali, Neurobat yaitu set tali diketinggian, Schoenobat yaitu menuruni tali, Acrobat yaitu melakukan akrobat diatas tali. Lalu sekitar tahun 260 SM Sensor Messala menyatukan keempat kata tersebut menjadi Funambulus (berasal dari kata funis; a rope dan amburale; to walk). Funambulus sekarang ini lebih dikenal untuk sebutan teknis pejalan kaki diatas kawat baja. Tighrope Walker pejalan kaki diatas tali, Slackliners berjalan kaki diatas webbing.

Di Korea ada tradisi yang dinamakan Jultagi, masuk kategori Tighrope Walking dan tradisi ini sudah ada sekitar tahun 57 SM, sekarang menjadi warisan budaya Korea, Jultagi ini menggabungkan antara keterampilan akrobat, musik dan akting.

Sekitar tahun 1800-an revolusi industri mulai berkembang dan kawat baja pun mulai diandalkan oleh pemain sirkus menggantikan tali kain tradisional. Pada saat ini orang menyebut istilah tighrope dengan sebutan highwire walking.

Yang paling terkenal pada sejarah highwire walker ini adalah tim sirkus International Flying Wallenda yang memulai pertunjukan di Milan Italia Tahun 1922 sampai saat ini. pertunjukan paling terkenalnya adalah membentuk 3 level piramida oleh 4 orang diatas ketinggian 17 meter.

Tahun 1974, Philipe Petite berjalan diatas kawat baja antara menara kembar WTC, Kota New York secara ilegal. Sepuluh bulan perencanaan menyelinap ke menara dengan menyamar sebagai pekerja
kontruksi, dan memasang kawat antara menara menggunakan busur dan anak panah.

Di Yosemite, California, kegiatan berjalan diatas tali memiliki cerita yang berbeda, menuju apa yang kita kenal sekarang yaitu Slackline, Slackline modern berevolusi dari sini, yaitu dari para memanjat tebing pada tahun 1970-an. Sebagai tantangan dan untuk meningkatkan keseimbangan para pamanjat tebing disini ber eksperimen dari berjalan diatas rantai, kawat, tali panjat tebing dan akhirnya tali pipih (webbing).

Tahun 1983, Scoot Balcom, Chirs Carpenter dan Chongo Tucker melakukan lompatan besar dalam olahraga Slackline ini yaitu melakukan highline pertama di dunia yaitu di Pasadena, California dibawah jembatan lokal. Scot Balcom adalah orang pertama yang pernah melakukan highline di  Lost Arrow pada tahun 1985.

Diadakannya kompetisi pada tahun 2008 membuat jumlah penggemar olahraga ini meningkat diseluruh negara hingga tiga kali lipat, trik-trik menantang dan banyak disukai anak muda.  Andy Lewis memainkan peranan utama dalam mengembangkan olahraga ini.

SEJARAH SLACK LINE DI INDONESIA

Slackline masuk di Indonesia pertama kali tahun 2008, adalah Arka Setiawan seorang pemanjat tebing asal Jokjakarta mencoba olahraga ini di Jerman. Namun saat itu olahraga ini masih kurang populer bagi masyarakat kita dan upayanyapun gagal tanpa hasil.

Tahun 2009 seorang Slaker asal Australia melakukan hal yang sama di bali, dan ini bisa disaksikan di youtube. Akan tetapi lagi-lagi tidak membuahkan hasil yang siknifikan.

November 2011, Sebuah komunitas bernama Pushing Panda asal Bandung mulai mencoba aktifitas slackline ini, yang merupakan cikal bakal terbentuklah Bandung Slackline. Pushing Panda adalah wadah dari pegiat olahraga ekstrim di tetinggian tidak hanya slackline.

Tahun 2012 berdiri komunitas baru yang mewadahi slackline yaitu Indoslackline. Slackline mulai dikenal setelah banyak media cetak maupun elektronik memberitakan dua komunitas ini. dan ditahun yang sama pula beberapa komunitas slackline terbentuk di kota-kota lain seperti di Jakarta, Sola dan Bali dan sekarang sudah sudah banyak komunitas slackline yang lahir di kota-kota lainnya di Indonesia.

KATEGORI DALAM SLACK LINE

Dengan berkembangnya teknik, teknologi, dan jenis dari slackline juga meterial bahan dan alat pendukung saat ini slackline pun terbagi menjadi beberapa kategori antara lain :

HIGH LINE

Ini adalah versi awal dari slackline, menitik beratkan pada tinggi lintasan yang dipasang biasanya pada tebing alam dan tingkat kesulitan dalam set-up peralatan serta standar keamanan. Highline ini merupakan kategori dengan tingkat resiko paling tinggi dan paling banyak dilakukan oleh para pemanjat tebing.

LONG LINE

Kategori ini adalah menitik beratkan pada panjang lintasan, karena semakin panjang lintasan maka akan semakin tinggi juga tingkat kesulitannya.

TRICK LINE

Ini adalah kategori yang menitik beratkan pada pertunjukan gerakan-gerakan indah dan koreografi diatas tali. Kategori ini diperlombakan bahkan dalam kejuaraan dunia slackline.


PERALATAN DALAM SLACK LINE

Peralatan utama dalam olahraga ini adalah sebuah webbing, webbing adalah sebuah tali yang berbentuk pipih dengan diameter yang bervariasi. dengan panjang minimal 3 meter dipasang dengan ketinggian bervariasi tergantung tingkat kemampuan dan yang paling rendah adalah 60 cm di tanah. Untuk kategori Trickline khususnya bagi pemula biasanya digunakan tali yang elastisitasnya lebih rendah dibanding tali yang dipakai untuk trik atau standar kompetisi, itu karena untuk meminimalisir pantulan agar tidak terlalu liar. Matras juga perlu untuk meredam benturan ketika terjatuh karena hilang keseimbangan.

TEKNIK DALAM SLACK LINE

Untuk berhasil melintas dan melakukan trik-trik di atas tali diperlukan pengetahuan dan teknik serta latihan agar berhasil. ini adalah olahraga yang menuntut kosentrasi tinggi dengan keinginan yang kuat untuk mengatasi rasa takut, mendapat keseimbangan dan berhasil saat melintas diatas tali. Setiap langkah adalah kemenangan setiap langkah adalah keberhasilan.

Secara garis besar ada empat tahapan yang harus dilalui dalam menguasai slackline ini antara lain :

- Tahap Berdiri diatas tali
- Tahap berjalan diatas tali
- Tahap melakukan trik statis (tampa pantulan dalam kategori trickline)
- Tahap melakukan trik khas trickline

Saat ini telah banyak artikel yang membahas khusus tentang teknik tahapan-tahapan dalam menguasai slackline ini anda juga bisa melihatnya melalui video di youtube, silahkan dipelajari serta berlatihlah dengan orang-orang yang sudah mahir, dan jika anda memang tertarik dengan olahraga yang satu ini bergabunglah dengan komunitas-komunitas slackline yang ada dikota anda.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel MENGENAL OLAHRAGA SLACK LINE DI INDONESIA ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.