Laman

PENGGUNAAN CARABINER DALAM PANJAT TEBING


DIFINISI CARABINER

Carabiner diciptakan pertama kali untuk pendakian pada tahun 1910 oleh Otto Herzog seorang pendaki jerman, berasal dari kata Karabenerhaken yang berarti hook atau carabin. Secara difinisi carabiner berarti lingkaran tertutup yang terbuat dari bahan alumunium alloy, sebuah bahan campuran keras yaitu baja dan alumunium.

FUNGSI CARABINER

Carabiner berfungsi sebagai alat pengaman (safety) untuk kegiatan di alam bebas yang beresiko tinggi seperti panjat tebing, penyusuran goa, mendaki gunung dan lain sebagainya juga digunakan sebagai alat pengaman saat bekerja. Carabiner digunakan dengan cara dikaitkan ke tali, harness, anchor ataupun ke carabiner lain sebagai alat pengaman.

BENTUK DAN BAGIAN DARI CARABINER


Secara umum bagian – bagian dari carabiner terdari dari :

- Gate (Gerbang)
- Frame Atas
- Frame Bawah
- Snipe Frame

JENIS – JENIS CARABINER

CARABINER BERDASARKAN PENGAMANNYA

Kalau dilihat dari jenis pengamannya carabiner terbagi menjadi dua yaitu :

CARABINER SCREW : yaitu carabiner yang memiliki penggunci berbentuk ulir pada gate-nya, sehingga lebih aman digunakan untuk mengantisipasi kecelakaan akibat terbukanya gate carabiner. Pada kegiatan panjat tebing seperti saat melakukan rappelling atau belaying harus menggunakan carabiner jenis ini.


CARABINER NON SCREW : yaitu carabiner tanpa penggunci pada gate-nya, kalau dilihat dari bentuknya carabiner jenis pengaman non screw ini paling banyak variasi dan paling banyak digunakan dalam kegiatan panjat tebing, paling umum untuk membuat runner sebagai pengaman dalam memanjat.


CARABINER BERDASARKAN TYPE

Memakai standar eropa, type carabiner terbagi beberapa jenis diantaranya seperti yang terlihat pada gambar :


CARABINER BERDASARKAN BENTUK

Ada banyak sekali carabiner berdasarkan bentuk dan semua digunakan sesuai dengan fungsinya masing – masing, diantaranya adalah seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :


Keterangan Gambar :

1. Carabiner Oval
2. Carabiner D
3. Carabiner Asymmetrical D
4. Carabiner Pear
5. Carabiner dengan gerbang (gate) lurus
6. Carabiner Bent Gate
7. Locking Carabiner
8. Wire Gate Carabiner

KEKUATAN CARABINER

Kekuatan carabiner diukur dalam satuan kN (Kilo Newton) kalau di konversikan ke Kg (Kilogram) 1 kN = 100 Kg. biasanya carabiner memiliki variasi kekuatan yang berbeda-beda. Kekuatan carabiner biasanya tertera pada body carabiner tersebut. Kekuatan paling besar carabiner adalah pada posisi major axis atau posisi memanjang. Pada umumnya kekuatan carabiner tidak kurang dari 20 kN atau 2000 Kg.


Keterangan :

XX : adalah kekuatan maksimum carabiner pada posisi major axis / arah beban utama yaitu beban diberikan pada ujung frame atas dan ujung frame bawah.

YY : adalah kekuatan maksimum carabiner pada posisi minor axis yaitu beban diberikan pada gate dan snipe frame.

ZZ : adalah kekuatan maksimum carabiner pada posisi gate terbuka, arah beban yang diberikan sama dengan posisi XX.

PERIKSA KONDISI CARABINER SEBELUM DIGUNAKAN

Carabiner di buat untuk pembebanan maksimum pada posisi major axis atau memanjang. Bagian terlemah dari carabiner adalah gerbang (gate)nya, jadi selalu perhatikan posisi carabiner dalam system, arah pembebanan yang salah bisa merusak gate carabiner dan sangat berbahaya bagi pemanjat. Pada carabiner screw, getaran bisa mengakibatkan penggunci (screw) terbuka jadi selama digunakan harus selalu diperiksa. 

Selalu periksa kondisi carabiner sebelum digunakan, beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan carabiner adalah sebagai berikut :

Periksa jangan ada retakan pada carabiner karena retakan seukuran rambutpun bisa mengurangi kekuatan carabiner hingga 50 persen. 

Jangan menggunakan carabiner yang pernah jatuh dari jarak yang cukup tinggi, apalagi sampai gate nya macet. Carabiner yang pernah jatuh dari jarak yang cukup tinggi bisa mengakibatkan kerusakan pada carabiner walau secara fisik masih terlihat baik. 

Periksa gate carabiner harus selalu dalam kondisi baik, yaitu mudah dibuka dan cepat menutup.
Pastikan pin pada gate carabiner yang berfungsi sebagai as tidak bengkok atau terlepas. 


CARA MERAWAT CARABINER

Saat pemakaian selalu jaga kondisi carabiner dalam keadaan bersih terutama dari kotoran seperti pasir.

Untuk menormalkan fungsi gate yang macet, bisa dicuci dalam air hangat dengan sabun dan bilas sampai bersih, lalu minyaki area disekitar engsel, screw dan lubang pin dengan pelumas.

Jangan menyimpan carabiner di lingkungan udara yang banyak mengandung garam ataupun lembab, juga jauhkan dari bahan – bahan kimia penyebab korosi.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel PENGGUNAAN CARABINER DALAM PANJAT TEBING ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.