Laman

WAKTU YANG TEPAT MENDAKI GUNUNG BURNI TELONG KAB. BENER MERIAH ACEH


Pendakian kali ini ke gunung yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bener Meriah yaitu Gunung Burni Telong sedikit berbeda dari biasanya, karena pendakian hanya dilakukan berdua saja, dan yang lebih istimewa lagi dari awal mendaki, nge-camp di shelter utama, summit attack sampe turun kembali hanya kami berdua yang ada di gunung tersebut, penulis dan seorang teman (masih teman sepemanjatan). Padahal untuk saat ini Gunung dengan ketinggian 2624 mdpl ini punya rekor tersendiri yaitu gunung dengan pendakian terbanyak di Aceh, hampir setiap hari ada pendaki ke gunung ini. Menurut penulis moment seperti ini adalah salah satu moment yang paling tepan untuk mendaki gunung tersebut apalagi bagi penulis yang memang tidak begitu suka keramaian saat dialam bebas atau saat melakukan perjalanan (traveling).

AKSES KE LOKASI PENDAKIAN

Gunung merapi tipe A yang pernah meletus tahun 1924 silam ini terletak di Kawasan Bandar Lampahan, Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Berjarak sekitar 5 kilometer dari Redelong ibukota Bener Meriah dan Bandar Udara Rembele. Memulai perjalanan dari Kabupaten Bireuen dengan kendaraan pribadi, penulis membutuhkan waktu sekitar 3 jam perjalanan untuk tiba di post pendakian yang berada di Desa Rembune Kawasan Lampahan Kabupaten Bener Meriah. Desa Rembune adalah desa tempat titik awal pendakian.


PENDAKIAN DARI JALUR LAMPAHAN

Terdapat dua jalur menuju puncak yaitu jalur lampahan dan pante raya, namun rata-rata pendaki mengambil jalur lampahan termasuk penulis karena waktu yang dibutuhkan lebih singkat tentu dengan kompensasi rute yang lebih terjal. Lagipula jalur pante raya sepertinya sudah lama tak terjamah lagi. Setelah melakukan registrasi dan membayar retribusi di post pendakian, perjalananpun dimulai. 

Pukul 15.30 WIB penulis sudah berada di Pintu Rimba, setelah sebelumnya dari post pendakian berjalan melewati perkebunan warga. Dari titik ini barulah rute pendakian memasuki hutan lebat dan akan terus menanjak. 

Pukul 16.05 WIB kami tiba di Shelter I, lebih kurang 50 meter dari shelter I ini terdapat sumber mata air, ini adalah sumber air satu-satunya dijalur dan tak akan ditemui lagi sampai kepuncak. Setelah mengisi penuh botol air untuk perbekalan, barulah perjalanan kami lanjutkan.

Pukul 17.00 WIB kami tiba di Shelter II, perjalanan ke shelter II ini rutenya semakin sulit, melewati beberapa pohon tumbang yang membentang dijalur dan sesekali harus berpegangan dengan akar pepohonan. setelah istirahat sejenak di area ini kamipun melanjutkan perjalanan.

Pukul 17.15 WIB kamipun tiba di Shelter III atau Shelter utama, lokasi yang biasanya selalu ramai kali ini sepi dan tampak luas, karena hari mulai gelap kamipun segera memasang flysheet dan hammock untuk istirahat. Umumnya para pendaki akan mendirikan tenda untuk bermalam dilokasi ini dan akan mulai ke puncak (summit attack) keesokan harinya, bagi pendaki yang ingin berburu sunrise dipuncak biasanya akan mulai mulai pukul 3.00 WIB dini hari.


SUMMIT ATTACK

Hari kedua sekitar pukul 07.00 WIB pagi setelah sarapan dan menikmati secangkir kopi sebagai suntikan energi untuk mendaki barulah kami mulai bergerak ke puncak. Kalau dari pintu rimba ke shelter utama kita melewati hutan hujan yang lebat maka dari shelter utama ke puncak, akan melewati hutan gambut. Pada rute ini anda harus ekstra hati-hati karena sudut kemiringan sudah terbilang ektrims dan banyak batuan lepas tak jarang anda harus menggunakan kedua tangan untuk menjaga keseimbangan.


Bunga Edelweis, Kantong semar (Genus Nepenthes), Anggrek hutan, dan banyak lagi tumbuhan khas Volcano lainnya berada dikawasan hutan gambut ini. Kira-kira 200 meter sebelum puncak terdapat sebuah Goa yang biasa dipergunakan oleh pendaki untuk istirahat atau bermalam. Sekitar pukul 9.00 WIB kami tiba di puncak, dataran di puncak gunung ini tidak luas kira-kira hanya 4x6 meter, tak ada lagi pilar di puncak tersebut. Kalau beruntung dari puncak gunung ini kita bisa menyaksikan sunrise, bayangan segitiga gunung, samudera awan juga puncak Gunung Geredong.

KOORDINAT LOKASI GUNUNG BURNITELONG DI GOOGLE MAP



PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel WAKTU YANG TEPAT MENDAKI GUNUNG BURNI TELONG KAB. BENER MERIAH ACEH ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.