Laman

TEKNIK DASAR TRAD CLIMBING DALAM PANJAT TEBING


DIFINISI TRAD CLIMBING

Trad Climbing atau sering juga disebut Adventure Climbing adalah salah satu system pemanjatan dalam olahraga panjat tebing yang lebih menitik beratkan pada sisi petualangan dalam menyelesaikan jalur pemanjatan. Pemanjatan jenis ini paling diminati terutama bagi mereka yang suka memanjat dengan sensasi petualangan yang sebenarnya. Trad Climbing masuk dalam kategori Free Climbing karena dalam menambah ketinggian tidak dibantu peralatan apapun. tetapi untuk alat pengamannya seperti Aid Climbing, ini dikarenakan pada Trad Climbing jalur benar benar bersih dari alat pengaman, jadi mulai dari perencanaan jalur, variasi alat pengaman yang akan dibawa, penentuan rute pemanjatan, sampai teknik gerakan semua harus diperhitungkan dengan matang.

Dari segi psikologis Trad Climbing juga memberi sensasi yang lebih menantang, kalau dalam Sport Climbing bisa dikatakan anda hanya memanjat dan memasang runner ke hanger yang telah lebih dulu terpasang di sepanjang rute tebing sampai top, Sementara di Trad Climbing selain kemampuan memanjat juga diharuskan memiliki kemampuan memilih jalur yang tepat dan kejelian tersendiri dalam memasang setiap pengaman. Seorang yang ingin memanjat sistem Trad Climbing harus hapal mati dengan karakter alat pengaman dan juga karakter tebing yang akan dipanjat. Maka wajar kalau pemanjatan jenis Trad Climbing tidak disarankan untuk pemanjat pemula yang baru coba-coba untuk memanjat. 

PERALATAN DALAM TRAD CLIMBING

Secara umum semua peralatan yang digunakan pada Trad Climbing sama dengan yang digunakan untuk Sport Climbing, Seperti Harness, Tali Kermantle, Belay Device, Sepatu Panjat, Runner, Helm dan sebagainya, perbedaannya terletak pada alat pengamannya, pada Trad Climbing terdapat lebih banyak variasi pengaman. Namun secara umum bisa dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu Pengaman Pasak dan Pengaman Sisip.


JENIS PENGAMAN PASAK

Jenis - jenis pengaman pasak, antara lain :
- Angle Piton
- Abseil Piton
- Kingpin/Blade
- RURP
- Knife Blade/Bugaboo Piton
- Bong
- Pecker

JENIS PENGAMAN SISIP

Jenis - jenis pengaman sisip, antara lain :
- Nuts/Stopper
- Ball Nut
- Hexes
- Tricam
- Bigbro
- Cam/Friend


Ada juga jenis hanger pada tebing, seperti :

- Talon
- Skyhook
- Fifihook

Kesemua alat pengaman diatas dipasang dengan memanfaatkan cacat permukaan tebing, umumnya dipasang di celah (crack) bisa celah vertical ataupun horizontal bisa juga pada lubang dan juga tonjolan-tonjolan ataupun pada batang pohon yang tumbuh di permukaan tebing. Hanya saja dalam melakukan pemanjatan biasanya perjenisnya dibawa dalam berbagai ukuran ini karena celah atau lubang dipermukaan tebing memiliki lebar yang bervariasi disepanjang jalur.

Saat melakukan orientasi jalur pada trad climbing pemanjat tidak hanya mengamati soal  gaya atau gerakan saja tetapi harus bisa memperkirakan jenis pengaman dan jumlah pengaman yang dibawa, agar pemanjatan lebih efektif, dalam arti seminimal mungkin menyisakan alat pengaman saat pemanjatan selesai. Terlalu banyak membawa alat pengaman adalah pemborosan dan tentunya hanya menambah berat beban dan menggangu pergerakan. 

TEKNIK PANJAT PADA TRAD CLIMBING

Trad Climbing bisa dilakukan sendiri ataupun berdua tetapi lebih sering dilakukan berdua ataupun lebih, dalam hal ini factor keamanan mungkin lebih menjadi alasan. Trad climbing bisa juga menjadi bagian dari kegiatan mendaki gunung dimana ada jalur-lajur dari gunung yang tidak mungkin lagi bisa didaki hanya dengan menggunakan kaki.




Kalau pemanjatan dilakukan oleh dua orang berarti satu orang berperan sebagai leader dan yang satu lagi belayer. Leader adalah orang pertama yang memanjat, bertugas membuka jalur, memasang semua pengaman juga membuat station belay (pitch) setelah sampai diatas. Station belay berfungsi sebagai tempat pemanjat pertama (leader) membelay pemanjat kedua atau belayernya. Pemanjat kedua memanjat mengukuti rute yang telah dirintis oleh pemanjat pertama sambil membersihkan (mencabut) semua pengaman yang dipasang oleh pemanjat pertama sampai kedua pemanjat sampai keatas. Dalam trad climbing bisa saja dilakukan dengan system single pitch ataupun multi pitch tergantung kesiapan peralatan ataupun tinggi tebing.

Tidak semua pemanjatan system trad climbing keduanya harus naik ketas, semua tergantung kesepakatan, banyak juga yang hanya memanjat sampai di posisi titik pengaman terakhir (top) yang telah ditentukan diawal kemudian turun kembali sambil membersihkan jalur yang telah dipasangnya, belayer dalam system ini hanya membackup untuk keamanan si pemanjat saja. Cara ini sangat bagus untuk melatih keterampilan memanjat juga sangat efektif untuk melatih kepekaan dalam memilih titik pemasangan alat pengaman pada jalur.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel TEKNIK DASAR TRAD CLIMBING DALAM PANJAT TEBING ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.