Laman

PISAU SEBAGAI ALAT UTAMA SURVIVAL


Pisau adalah peralatan utama dalam survival, ciri-ciri pisau yang baik untuk survival adalah :

- Kuat memiliki ukuran bilah yang tebal, biasa terbuat dari bahan stainless stell
- Tajam digunakan untuk menebas, memotong, menyayat, menusuk dll
- Ukurannya tidak terlalu besar dan nyaman saat digunakan

Sebagai peralatan utama dan merujuk pada rules of threes dalam survival pisau memiliki fungsi yang terbilang lengkap antara lain, pisau sangat membantu dalam proses membuat shelter, mencari sumber air juga sumber makanan. Selain itu pisau juga sangat membantu dalam proses membuatan api juga untuk pertahanan diri. Oleh karena fungsi yang sangat penting itulah sudah sewajarnya pisau dinobatkan sebagai alat paling utama dalam menghadapi situasi survival.

TIPS MEMILIH PISAU SURVIVAL YANG BAIK

Mengingat pisau adalah alat utama dalam situasi survival ada baiknya pisau yang digunakan haruslah benar-benar bisa mengerjakan segala keperluan yang kita butuhkan untuk bertahan hidup dan yang perlu diperhatikan juga pisau tersebut tidak hanya kita gunakan dalam situasi survival, pisau ini juga pasti akan dibawa dan digunakan kemanapun kita pergi terutama untuk berkegiatan di alam bebas. Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam memilih pisau survival :

MATERIAL PISAU

Bahan pembuatan pisau survival haruslah terbuat dari bahan yang kuat biasanya yang paling banyak digunakan adalah dari bahan baja stainless stell karena memiliki beberapa keunggulan antara lain, tidak mudah korosi, tahan berbagai kondisi cuaca dan perawatannya yang cukup mudah. Jenis-jenis bahan dari stainless stell tergantung dari kadar karbonnya. Ada dari jenis carbon stell 1060 itu berarti kadar carbonnya 0.60 persen masuk kedalam kelas menengah, ada juga yang 1095 ini berarti kadar carbonya sangat tinggi sampai 95 persen. 

Ada berbagai jenis bahan stainless stell dipasaran antara lain ada dari jenis D2, bahan ini termasuk yang paling digemari karena sangat keras, tidak mudah tumpul, mudah diasah akan tetapi belum bebas karat. Ada juga dari jenis 440C bahan ini lebih tahan korosi juga sangat kuat tetapi lebih sulit diasah juga masih ada beberapa jenis bahan yang lain yang tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. akan tetapi bahan dari stainless stell jenis apapun umumnya sudah sangat baik sebagai bahan pembuat pisau survival. Kalau ingin menempa sendiri pisau survival kita bisa mencari bahan yang cukup kuat misalnya dari baja per atau baja rem cakram, bahan ini juga sudah terbukti cukup kuat untuk pisau survival. 

UKURAN PISAU

Tidak ada ukuran baku dalam memilih pisau survival, semua kembali pada yang memakainya. Akan tetapi pisau survival sebaiknya tidaklah terlalu besar juga jangan terlalu kecil. Ini penting agar pisau tidak kehilangan kedua keunggulan dari ukuran tersebut. Pisau survival tidak boleh terlalu besar karena akan menyulitkan kita dalam mengerjakan hal-hal yang gampang dikerjakan oleh ukuran pisau yang kecil begitu juga sebaliknya. Ukuran pisau survival antara 20cm s/d 30cm merupakan pilihan yang paling tepat.

KONTRUKSI BILAH PISAU

Bilah pisau terdiri dari sisi yang tajam dan yang tumpul, sebaiknya tidak memilih pisau survival yang kedua sisinya tajam karena akan mengurangi fungsi pisau itu sendiri. Bilah pisau survival haruslah yang tebal ini karena pada bilah sisi atas (bagian yang tumpul) harus cukup kuat menahan pukulan benda lain seperti kayu atau besi, ini sangat berguna saat membelah atau memotong batang kayu ukuran besar. Bilah yang tumpul sering juga di pakai untuk fire starting pada fire stell. Pilih ujung pisau yang runcing agar bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti, mencongkel, membuat lubang, sebagai ujung tombak dan juga obeng. Ukuran ketebalan bilah pisau untuk survival yang baik adalah antara 5mm s/d 6.25mm.

KONTRUKSI GAGANG PISAU

Ada baiknya memilih pisau yang full tang, maksutnya disini adalah antara bilah dan gagang haruslah menyatu menjadi satu kesatuan sehingga memiliki kekuatan yang maksimal. Jadi tidak disarankan memilih gagang yang hanya setengah (half tang), gagang yang diganjal (push tang) atau gagang seperti ekor tikus (rat tail). Pilih pisau dengan ujung gagang yang tumpul ini berfungsi agar ujung gagang pisau bisa digunakan seperti fungsi palu. 

Yang perlu diingat adalah keterampilan survival menggunakan pisau tidak ditentukan oleh tingginya jam terbang anda dalam membaca artikel ini atau menonton videonya di youtube. Semua butuh pembelajaran dan latihan yang serius.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel PISAU SEBAGAI ALAT UTAMA SURVIVAL ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.