Laman

PERSIAPAN MENGHADAPI SITUASI SURVIVAL


Situasi survival adalah sebuah situasi dimana kita tidak memiliki banyak pilihan yang ada hanya antara hidup dan mati. Survival memiliki cakupan yang luas tidak hanya dalam kondisi tersesat di hutan, situasi survival juga bisa kita alami di kota bahkan di dalam rumah sendiri, misalnya saja terjebak dalam kebakaran atau terkurung diruang yang minim oksigen. Tapi disini saya hanya membatasi survival gunung hutan. Hal terpenting dalam situasi survival adalah kita harus tetap bisa berfikir logis baik itu dalam mengambil keputusan ataupun bertindak, karena sedikit kesalahan dalam mengambil keputusan ataupun bertindak bisa berakibat fatal untuk kondisi kita dalam situasi tersebut.

I. PAHAM SITUASI SURVIVAL

Secara teori mungkin terlihat gampang tindakan apa yang harus dilakukan dalam situasi survival, apalagi sekarang ini dengan hanya bermodalkan koneksi internet setiap orang bisa kapan saja dimana saja belajar teknik-teknik survival dengan mudah misalnya saja melalui youtube ataupun artikel, seperti yang sedang anda baca ini, akan tetapi percayalah situasi sebenarnya tidak segampang dan semanis itu. Karena situasi survival adalah salah satu situasi tersulit yang bisa dipastikan tidak diharapkan terjadi pada diri kita, itu dikarena dalam situasi survival kita dituntun untuk tetap bisa berfikir jernih  sementara kita dalam kondisi cemas, tertekan dan kekhawatiran serta dihantui rasa ketakutan yang sangat besar.

Misalnya saja mulai dari rasa khawatir kalau kita tidak akan bisa menemukan teman-teman kita lagi atau merasa teman-teman  atau tim pencari tak akan berhasil menemukan kita, belum lagi kita akan dihatui rasa ketakutan saat malam tiba, kondisi badan yang menurun drastis takut akan ancaman binatang buas yang kapan saja bisa menyerang bahkan dengan binatang kecil sekalipun seperti limpan, kalajengking ataupun ular. Tidak hanya itu kita juga akan dihadapi oleh kondisi alam yang bisa berubah sewaktu-waktu seperti tanah longsor, hujan badai, pohon tumbang, kabut tebal, suhu udara yang sangat dingin yang bisa mengganggu kondisi badan bahkan bisa membuat kita semakin jauh tersesat.

Dengan potensi kecelakaanseperti itu sangat wajar kalau dalam situasi survival seseorang bisa kehilangan kemampuan berfikir logisnya bahkan untuk orang yang sudah terlatih sekalipun. Oleh karena itu paham kondisi dan mengenali batas kemampuan diri  adalah modal dasar yang harus kita kuasai.

Kemampuan survival bersifat personal walaupun ada survival yang dilakukan dalam tim, akan tetapi survival dalam tim lebih mudah dilakukan logikanya semakin banyak tenaga maka situasi survival akan lebih mudah untuk dilalui. Oleh karena itu kemampuan survival lebih mengarah ke kemampuan personal karena lebih sulit melakukan survival sendiri (solo survival), artinya setiap kita pada dasarnya bertanggung jawab kepada hidup kita masing-masing.


II. PRINSIP DALAM SURVIVAL

Prinsip dasar disini mengarah pada prinsip dasar manusia untuk bisa terus bertahan hidup. Kebutuhan-kebutuhan yang sangat krusial seperti bernafas, berlindung, minum, makan adalah sangat perlu untuk diketahui. Mungkin sebagian kita sudah sangat familiar dengan hal-hal tersebut karena memang hal itu adalah kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, akan tetapi kebiasaan tersebut akan sangat berbeda ketika kita dalam situasi survival. Dalam situasi survival kita tidak punya banyak pilihan, kita tidak bisa menentukan lantas dengan mudah menemukan tempat yang layak untuk kita tinggali, menemukan air untuk minum yang sesuai standar kesehatan secara umum atau makan dengan porsi dan kebiasaan kita sehari-hari.

Misalnya saja secara teori kita harus minum air bersih dengan ciri-ciri tidak keruh atau tidak ada organism yang membahayakan di dalamnya minum 1-2 liter sehari, tetapi dalam situasi survival terkadang air yang kita dapat justru keruh atau cenderung tidak baik untuk kesehatan dan tidak jarang jumlahnya jauh dari mencukupi dari yang kita butuhkan. kita bisa mengatakan harus mengkonsumsi air minimal satu botol air mineral ukuran sedang perhari untuk tetap sehat tapi dalam situasi survival kita hanya bisa menemukan air lebih sedikit dari itu atau bahkan hanya minum satu tutup botolnya saja perhari. Dan banyak contoh tidak ideal lainya yang justru kita alami saat kondisi tersebut.

Begitu juga soal makanan, secara teori kita harus makan makanan yang sehat, memakan daging misalnya. Saat belajar tetang kegiatan dialam bebas kita diajarkan bagaimana prilaku hewan dihutan, misalnya ular, kita diajarkan bagaimana membedakan mana ular berbisa dan yang tidak berbisa, tindakan yang harus dilakukan saat digigit ular, kita juga diajarkan cara menghindari ular dan lain sebagainya. Dalam situasi survival justru sebaliknya terkadang kita tidak harus menghindar saat bertemu ular, akan tetapi berbalik memburu ular tersebut sebagai sumber makanan.

Atas kondisi yang demikian itulah maka mengetahui prisip dasar survival sangat penting, kita harus bisa menentukan mana yang lebih preoritas diatas preoritas lainnya. Dalam situasi survival ada aturan yang merupakan prinsip dasar dalam survival yang harus dipahami yaitu aturan tiga atau “Rules of Threes” , yaitu manusia hanya bisa bertahan hidup :

- 3 (tiga) Menit tanpa udara
- 3 (tiga) Jam tanpa perlindungan dicuaca extrime
- 3 (tiga) Hari tanpa air
- 3 (tiga) Minggu tanpa makanan.

III. PERSIAPAN MENGHADAPI SITUASI SURVIVAL 

Mempersiapkan diri baik secara mental, teknik dan kemampuan memang penting akan tetapi mencegah selalu lebih utama, oleh karena untuk mencegah agar kita tidak berada dalam situasi survival katakanlah karena tersesat, sangat penting untuk kita mengetahui medan yang akan dijelajahi, gali informasi sedalam-dalamnya mulai dari akses ketujuan, pilihan rute yang akan ditempuh, kondisi rute, tempat-tempat yang sering terjadi kecelakaan, sumber air dan lain sebagainya sangat penting untuk kita ketahui. Cari informasi tersebut walau data yang kita dapat tak sebanyak yang kita harapkan akan tetapi data sekecil apapun akan sangat membantu kita nantinya dalam melakukan perjalanan.

BELAJAR DARI KOMUNITAS

Mempersiapkan diri baik itu dari segi peralatan yang dibawa saat anda akan melakukan kegiatan dialam bebas  ataupun terus menerus mengasah kemampuan sebelum berada dalam kondisi sebenarnya adalah cara terbaik yang bisa kita lakukan sebelum kita berada di situasi survival sebenarnya. Saya rasa tidak begitu sulit untuk belajar teknik survival dewasa ini, untuk kita yang berada di Indonesia saat ini sudah ada organisasi atau komunitas-komunitas diluar komunitas kepecinta alaman yang khusus berkecimpung di bidang survival. Ataupun saat ini tidak sedikit seminar atau pelatihan-pelatihan yang dibuat oleh komunitas tertentu yang membahas tentang teknik survival. Yang terpenting sekarang adalah kemauan untuk belajar dan terus berlatih.

BELAJAR OTODIDAK

Jangan terus-terusan mengandalkan kemampuan teman satu tim dalam melakukan kegiatan dialam bebas. Ini banyak terjadi dikalangan kita saat ini, apalagi di era social media yang lagi booming-boomingnya sekarang ini, pergi ketempat-tempat indah terus upload ke sosmed dan sudah bisa ditebak selanjutnya berbondong-bondong orang ingin ketempat itu juga. Sebenarnya tak ada yang salah dengan hal itu yang salah adalah ketika kita hanya bisa ikut-ikutan tanpa dibekali kemampuan yang cukup. Ini tentu sangat merugikan untuk kita dan alam itu sendiri. Jangan menganggap cukuplah si A yang bisa navigasi atau si A ini mahir survival, si B hapal mati jalur, lalu melakukan kegiatan dialam bebas dan kita sendiri hanya menjadi follower baca; ikut-ikutan tanpa ada bekal ilmu yang memadai. Belajarlah dari mereka dan terus ditingkatkan, kemampuan akan terasah dengan sendirinya seiring dengan semakin tingginya jam terbang yang anda miliki.

PENULIS : Nad Outdoorlife - Zulkarnain Nad

Artikel PERSIAPAN MENGHADAPI SITUASI SURVIVAL ini ditulis oleh Nad Outdoorlife Terima kasih telah membaca artikel ini, Silahkan di SHARE jika bermanfaat, sertakan link aktif jika ingin meng-copy atau tinggalkan KOMENTAR jika ingin bertanya.

Tidak ada komentar:

TANGGAPI ARTIKEL INI

Silahkan bertanya sesuai topik pembahasan atau memberi masukan. Penulis dengan senang hati akan menanggapi. Hanya komentar yang relevan yang akan ditampilkan.